Ikhtisar Keuangan Penting

  • Laba per saham turun 12%
  • Penjualan unit mobil turun 17% dan penjualan unit sepeda motor menurun 1%
  • Pertumbuhan kredit yang kuat di Mandiri Tunas Finance

“Grup mengalami penurunan laba di semester pertama tahun 2015, disebabkan oleh penurunan kontribusi dari bisnis mobil dan sewa kendaraan, sebagian diimbangi dengan kontribusi yang menguat dari Mandiri Tunas Finance. Manajemen mempunyai pandangan bahwa sisa tahun ini akan penuh tantangan dengan menurunnya perekonomian secara umum dan pasar mobil yang semakin kompetitif.”

Pencapaian Grup

Periode enam bulan yang berakhir 30 Juni
(Rp Milyar) 2015 2014 Pertumbuhan (%)
Pendapatan Bersih 5.242 5.840 (10)
Laba yang diatribusikan kepada pemegang saham 126 143 (12)
Laba per saham (Rp) * 23 26 (12)

 

Per Tanggal
(Rp Milyar) 30 Juni 2015 31 Desember 2014 Pertumbuhan (%)
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemegang saham 2.221 2.151 3
Aktiva bersih per saham (Rp) * 398 385

Laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2015 dan 2014 disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Laporan keuangan tersebut belum diaudit. Laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2014 telah diaudit.
* Berdasarkan 5.580 juta saham

Tinjauan Umum
Grup mengalami penurunan laba di semester pertama tahun 2015, disebabkan oleh penurunan kontribusi dari bisnis mobil dan sewa kendaraan, sebagian diimbangi dengan kontribusi yang menguat dari Mandiri Tunas Finance.

Kinerja
Pendapatan Grup untuk semester pertama yang berakhir 30 Juni 2015 sebesar Rp5,2 trilyun turun 10% dari periode yang sama tahun lalu, sementara laba yang diatribusikan kepada pemegang saham Rp126,2 milyar menurun 12%. Laba per saham juga turun12% menjadi Rp23.
Laba Grup dari bisnis otomotif turun 36% menjadi Rp49,3 milyar dengan permintaan otomotif yang terkena dampak dari melemahnya perekonomian secara umum. Pasar mobil nasional mengalami penurunan 18% menjadi525.458 unit sementara penjualan mobilGrup sebesar 23.685 unit menurun 17% dengan tekanan yang berat pada marjin. Pasar motor nasional turun23% menjadi3,3 juta unit. Penjualan sepeda motor Grup menurun 1% menjadi 100.676 unit.

Top of Form
Laba Tunas Rental turun 86% menjadi Rp1,4 milyar, meskipun armada sewa kendaraan bertumbuh, disebabkan oleh meningkatnya biaya bunga dan keuntungan yang lebih rendah dari penjualan mobil bekas sewa. Tunas Rental mengembangkan armadanya sebesar 26% menjadi 7.901 unit.
Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp75,5 milyar, lebih tinggi 36% dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pendapatan yang lebih tinggi dari pertumbuhan portofolio. Jumlah pembiayaan barumeningkat sebesar 9% menjadi Rp7,8 trilyun.

Prospek
Manajemen mempunyai pandangan bahwasisa tahun ini akan penuh tantangan dengan melemahnya perekonomian secara umum dan pasar mobil yang semakin kompetitif.

Rico Setiawan
Direktur Utama
31 Juli 2015