Ikhtisar Keuangan Penting

  • Laba per saham turun 5%
  • Penjualan unit mobil turun 19% danpenjualan unit motor turun 2%
  • Pertumbuhan kredit yang kuat di Mandiri Tunas Finance

“Grup mengalami penurunan laba dikarenakan oleh persaingan yang ketat pada bisnis mobil dan kenaikan biaya bunga, sebagian diimbangi dengan kontribusi yang menguat dari Mandiri Tunas Finance. Manajemen mempunyai pandangan bahwa sampai dengan akhir tahun ini akan penuh tantangan dengan pasar mobil yang semakin kompetitif.”

Pencapaian Grup

Periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret
(Rp Milyar) 2015 2014 Pertumbuhan (%)
Pendapatan Bersih 2.479 2.827 (12)
Laba yang diatribusikan kepada pemegang saham 74 78 (5)
Laba per saham (Rp) * 13 14 (5)

 

Per Tanggal
(Rp Milyar) 31 Maret 2015 31 Desember 2014 Pertumbuhan (%)
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemegang saham 2.225 2.151 3
Aktiva bersih per saham (Rp) * 399 385 3

Laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2015 dan 2014 disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Laporan keuangan tersebut belum diaudit. Laporan posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2014 telah diaudit.
* Berdasarkan 5.580 juta saham

Tinjauan Umum
Grup mengalami penurunan laba dikarenakanoleh persaingan yang ketat pada bisnis mobil dan kenaikan biaya bunga, sebagian diimbangi dengan kontribusi yang menguat dari Mandiri Tunas Finance.

Kinerja
Pendapatan bersih Grup untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31Maret 2015 sebesar Rp2,5 trilyun turun 12% dari periode yang sama tahun lalu, sementara laba yang diatribusikan kepada pemegang saham Rp74,2 milyar menurun 5%.Laba per saham juga turun5% menjadi Rp13.
Laba Grup dari bisnis otomotif turun 30% menjadi Rp33,2 milyar. Pasar mobil nasional mengalami penurunan 14% menjadi 282.345 unit dan penjualan mobil Grup turun19% menjadi 11.346 unit karena meningkatnya persaingan yang juga berdampak pada marjin. Pasar motor nasional turun 17% menjadi 1,6 juta unit. Penjualan sepeda motor Grup menurun 2% menjadi 43.161 unit.

Laba Tunas Rental turun 2% menjadi Rp3,4 milyar, meskipun armada sewa kendaraan bertumbuh, disebabkan oleh meningkatnya biaya bunga. Tunas Rental mengembangkan armadanya sebesar 29% menjadi 7.692 unit.

Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp37,5 milyar, lebih tinggi 37% dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pendapatan yang lebih tinggi dari pertumbuhan portofolio. Jumlah pembiayaan baru meningkat sebesar 4% menjadi Rp3,7 trilyun.

Dividen Final
Dividen final sebesar Rp10 per saham (2013: Rp10 per saham) telah disetujui dalam Rapat Umum Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 15 April 2015. Dividen final bersama dengan dividen interim sebesar Rp4 per saham (2013: Rp6 per saham) menjadikan total dividen untuk tahun 2014 sebesar Rp14 per saham (2013: Rp16 per saham).

Prospek
Manajemen mempunyai pandangan bahwa sampai dengan akhir tahun ini akan penuh tantangan dengan pasar mobil yang semakin kompetitif.

Rico Setiawan
Direktur Utama
29 April 2015